Chairul Tanjung Si Anak Singkong

CT

Penyusun                            : Tjahja Gunawan Diredja

Penerbit                              : Kompas

Banyak Halaman             : 382 halaman

Diterbitkan pada Juni tahun 2012

Hai, saya mau mengulas sedikit tentang buku yang saya baca, yaitu Chairul Tanjung si Anak Singkong. Saya sempat penasaran kenapa anak singkong, sebelum saya membaca buku tebal itu saya sempat berfikir maksud dari anak singkong itu yaa karena mungkin waktu kecilnya pak Chairul selalu memakan singkong. Nah daripada saya bertanya-tanya terus, mending baca aja deh bukunya siapa tau memberi manfaat. Dan ternyata bukunya bagus banget, tentang biografinya Pak Chairul yang bisa dijadikan sebagai motivasi ataupun pelajaran hidup bagi siapa aja yang membacanya. Sebelumnya saya mengucapkan terimakasih kepada teman saya, yang bersedia meminjamkan bukunya kepada saya. Yap, jadi buku itu bukan buku pribadi. Hehehe

Ada banyak point yang saya dapatkan setelah sekian lama membaca buku itu, saya ulas sedikit yaaa, pertama-tama pak Chairul mendapatkan cobaan saat ia ingin memasuki bangku perkuliahan, ibu beliau rela menjual kain halusnya untuk biaya kuliah, dari kondisi tersebut pak Chairul mencoba untuk membiayai perkuliahannya dengan uangnya sendiri, dengan kesempatan yang ada maka jadilah usaha photocopy yang pertama kali di kampus UI Salemba, bermula dari sana maka dengan kegigihan dan kemampuan pak Chairul maka jadilah pak Chairul yang sekarang, salah satu pembisnis besar yang ada di Indonesia, semoga dari generasi kita ada yang seperti itu juga yaa, amin🙂

Point – pointnya antara lain :

  • Adanya sikap disiplin yang ditanamkan sejak bangku sekolah dasar, jika hal tersebut dilakukan secara continue maka dampak yang luar biasa akan dirasakan sekarang atau dikemudian hari.
  • Kemauan untuk merubah nasib, bekerja keras secara terus menerus
  • Mudah bergaul, dalam konteks ini pak Chairul termasuk tipikal orang yang luwes dalam bergaul, mempunyai sistem bergaul secara horizontal maupun vertical. Menjaga hubungan agar tetap berjalan dan berkorelasi. Dari hubungan baik tersebutlah yang akan mengenalkan kita pada orang – orang hebat,🙂
  • Berjiwa pembisnis, memiliki kemampuan bisnis yang handal.
  • Menggaris bawahi bahwa pendidikan adalah satu-satunya cara pendobrak pintu kemiskinan.

Dalam kenyataannya, berbisnis itu tidaklah semudah membalikan telapak tangan, namun jika ada tekad dan kemauan untuk berusaha serta diiringi doa, Insya Allah apapun yang sulit akan mudah kita lalui.

Saat membaca buku tersebut, ternyata tak ada satupun kata yang menyebutkan kata singkong, mungkin kata singkong pada head cover memiliki makna konotasi. Anak singkong itu memiliki arti, kokoh seperti singkong, akarnya kuat menjuntai ke dalam tanah, buahnya keras, kokoh, dan besar sehingga perlu usaha keras untuk mendapatkan buahnya. Batangnya lurus ke atas, keras dapat digunakan sebagai pagar pada zaman dulu, daunnya yang lebat dimanfaatkan sebagai lalapan oleh orang sunda, padang dan lain sebagainya. Intinya dari keseluhan anggota singkong dapat dimanfaatkan. Sekian, terimakasih.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s