Transmisi Suku Bunga Mekanisme 3

Suku bunga dan nilai mata uang sangat memiliki korelasi yang tinggi. Dengan mengatur suku bunga, bank sentral mencoba mengatur pengaruh dari nilai mata uang, dan perubahan suku bunga akan berimbas pada nilai mata uang.

Suku bunga yang lebih tinggi menawarkan para kreditur dalam ekonomi sebuah imbal hasil yang lebih tinggi relatif terhadap negara lain. Karena itu, suku bunga yang lebih tinggi akan menarik modal asing dan menyebabkan nilai mata uang akan meningkat. Imbas dari suku bunga yang lebih tinggi akan berkurang jika inflasi sebuah negara lebih tinggi dibanding dengan negara lain, atau jika faktor tambahan menarik turun nilai mata uang. Dan begitu juga dalam kondisi sebaliknya, yang karena itu suku bunga lebih rendah cenderung menurunkan nilai mata uang.

Apabila nilai mata uang mengalami peningkatan, maka negara lain akan menurunkan tingkat ekspornya karena harga barang ekspor tersebut menjadi murah di dalam negaranya  sendiri, sehingga negara tersebut menurunkan aktivitas impornya. Karena terjadinya penurunan tingkat impor tersebut, maka masyarakat  yang berperan sebagai konsumen lebih menginginkan barang impor tersebut karena sudah menjadi barang langka, sehingga tingkat permintaan akan barang impor tersebut mengalami peningkatan.

Meningkatnya nilai mata uang tersebut juga menyebabkan tingkat ekspor naik karena harga jual di negara lain menjadi lebih tinggi dan devisa yang diterima menjadi lebih banyak. Namun lama-kelamaan, negara yang menerima ekspor akan mengalami penurunan nilai mata uangnya sendiri, sehingga tingkat permintaan akan barang ekspor tersebut mengalami penurunan.

Sebaliknya, apabila nilai mata uang mengalami penurunan, maka negara lain akan meningkatkan tingkat ekspornya karena harga barang tersebut cenderung akan menjadi mahal di dalam negaranya sendiri, sehingga negara tersebut meningkatkan aktivitas impornya. Karena terjadinya peningkatan tingkat impor tersebut, maka masyarakat atau konsumen cenderung akan berubah selera ke barang lain,sehingga tingkat permintaan akan barang impor tersebut mengalami penurunan.

Menurunnya nilai mata uang tersebut juga menyebabkan tingkat ekspor turun karena harga jual di negara lain cenderung akan lebih rendah dan devisa yang didapat lebih sedikit atau tidak sama sekali. Akibatnya, negara yang menerima  ekspor akan mengalami peningkatan nilai mata uangnya sendiri, sehingga tingkat permintaan akan barang ekspor tersebut  mengalami peningkatan.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s